Selasa, 29 Juni 2010

Sahabat Sejati> By sheila On 7

Sahabat sejatiku, hilangkah dari ingatanmu
Di hari kita saling berbagi
Dengan kotak sejuta mimpi, aku datang menghampirimu
Kuperlihat semua hartaku
Kita s’lalu berpendapat, kita ini yang terhebat
Kesombongan di masa muda yang indah
Aku raja kaupun raja
Aku hitam kaupun hitam
Arti teman lebih dari sekedar materi


Pegang pundakku, jangan pernah lepaskan
Bila ku mulai lelah… lelah dan tak bersinar
Remas sayapku, jangan pernah lepaskan
Bila ku ingin terbang… terbang meninggalkanmu
Ku s’lalu membanggakanmu, kaupun s’lalu menyanjungku
Aku dan kamu darah abadi
Demi bermain bersama, kita duakan segalanya
Merdeka kita, kita merdeka

Tak pernah kita pikirkan
Ujung perjalanan ini
Tak usah kita pikirkan
Akhir perjalanan ini


30 Juni 2010

Selasa, 22 Juni 2010

Tangis Kerinduan

Tangis tertahan menyiksa batinku
kala malam datang,bayangmu selalu hadir dalam anganku
kala sunyi tercipta, kasihmu menyejukan hatiku
kala dingin menusuk jiwa, hangat belaianmu mulai terasa
yah, sangat hangat terasa!
andai saat itu, bukan saat terakhirmu
andai saat itu, bukan kata-kata itu yang aku dengar
andai saat itu, Allah masih memberimu nyawa agar aku dapat mendengar ceritamu yang terakhir
Tapi biarlah,takdir sudah bicara
Dan kini, hanya kesedihan, tangis, dan doa yang menjadi tumpuan rinduku padamu.



Hati yang rindu, 22 Juni 2010

Senin, 14 Juni 2010

Masih sampai saat ini

masih teringat jelas saat tangan itu tak dapat menggapai
masih teringat jelas saat bibir itu tak dapat bersuara
masih teringat jelas saat mata itu menatap dengan tajam
masih teringat jelas saat tubuh itu tak berdaya
masih teringat jelas saat mata ini menatap dengan penuh harap
masih teringat jelas saat raga ini tak ada disampingnya
masih teringat jelas saat bibir ini tak dapat mengucap satu kata pun
yaah,, satu kata pun!
semua itu masih teringat jelas.
Sampai saat ini dan mungkin sampai saat raga ini tak berdaya lagi..




Tempat ini, 15 Juni 2010