Minggu, 02 Oktober 2011

Lubang di Hati



Aku merenung dalam hati
Meragukan akan rasa itu
Rasa yang tertanam begitu dalam
Rasa yang tinggal dilubang hati

Jauh rasa itu ku buang
Namun tak bisa ku bohongi diri ini
Betapa banyak bekas rasa itu
Rasa yang tak pernah ku sangka
Rasa yang datang begitu saja


Tempat ter"jadoel", 02 Oktober 2011

Sabtu, 18 Juni 2011

sebuah ikatan



ketika surya mengawali kisah
rasa di hati tiada terbendung lagi
kata pun mengunci erat
hanya senyuman yang dapat menggambarkan rasa

sebuah ikatan yang tiada dua
persahabatan yang mengundang tawa
persahabatan yang tak terduga
persahabatan yang berawal dari canda

kawan, terima kasih atas benih ketenangan yang kau tebarkan
terima kasih juga atas deburan ombak yang menggugah jiwa
dan beribu terima kasih ku ucapkan atas segala rasa yang telah bersemayam di dada



Tempat terdalam, 18 Juni 2011

Jumat, 20 Mei 2011

Senja



Jiwa ini jauh melayang di waktu senja
Menembus megahnya mega
Menghantam angin yang menyapa

Senja, Oh, senja...
Lamunan tua jelas terbaca
Hati ini tak sanggup lagi menampung rasa
Karena engkau senja
Kisah dihati tak akan sirna


Tempat terpencil, 20 Mei 2011

Kamis, 19 Mei 2011

Tinta Biru



Tinta biru...
Menari indah dilembaran kisah
Menghiasi keceriaan di balik hati
Menaburkan butiran ketenangan di dalam jiwa

Tinta biru...
Menerbangkan harapan yang nyata
Harapan yang dahulu terbelenggu rasa
Harapan yang mengunci kata


Tempat, seperti dulu 20 Mei 2011

Minggu, 20 Maret 2011

Indahnya Kejutan

Kadang kejutan hadir di hidup kita
baik sadar maupun tidak sadar
baik diharapkan maupun tidak diharapkan
kejutan yang kadang membuat diri ini manis ataupun kecut
kejutan yang membuat diri ini geli maupun geram
kejutan yang kadang juga membuat diri ini jengkel dibuatnya.
dan, bahkan, sering membuat diri ini terlihat bodoh tak berdaya



Tempat terpencil, 20 Maret 2011

Minggu, 16 Januari 2011

Perjalanan Gelap

aku tersesat dalam gua

hanya gelap dan dingin yang menemani

cahaya pun enggan menyinari


kuraba setiap dinding gua, bergarap mendapat pegangan yang tepat untuk menuntunku

menit demi menit ku lewati dengan hati-hati

walau terkadang tajamnya dinding gua melukiskan goresan luka


berjalan dalam kegelapan,

ya, itulah yang aku alami hingga seberkas cahaya tampak dari ujung gua

dan ketika aku datangi, goresan luka pun tiada rasa lagi.



tempat terang, 17 Januari 2011

Sabtu, 11 Desember 2010

Pikiran tak Terduga

Sempat terbesit dalam pikiran untuk menikah.. Haha,, konyol memang kedengarannya.
Seorang Illyan Nafida yang cuek, tomboy, dan celelean memikirkan hal yang menjadi salah satu ladang ibadah ini. Walaupun untuk menikah sendiri aku sudah menargetkannya. Insya Allah 7/8 tahun yang akan datang. Dan kini saatnya aku memperkaya diri dengan ilmu dan mendekatkan diri pada-Nya. Zat yang telah menentukan kehidupanku.
Tapi sempat terpikir juga seperti apa imamku kelak? Karena didalam Al-quran sendiri dijelaskan bahwa lelaki baik untuk wanita yang baik dan lelaki yang tidak baik untuk perempuan yang tidak baik pula. Lalu seperti apakah aku ini? Apakah aku baik di mata Allah? Apakah Esok aku akan mendapatkan Imam yang baik dimata Allah pula?
Semoga saja, dan semoga doa ini akan dikabulkan oleh Allah. Amiin



Tempat terpencil, 12 Desember 2010