aku tersesat dalam gua
hanya gelap dan dingin yang menemani
cahaya pun enggan menyinari
kuraba setiap dinding gua, bergarap mendapat pegangan yang tepat untuk menuntunku
menit demi menit ku lewati dengan hati-hati
walau terkadang tajamnya dinding gua melukiskan goresan luka
berjalan dalam kegelapan,
ya, itulah yang aku alami hingga seberkas cahaya tampak dari ujung gua
dan ketika aku datangi, goresan luka pun tiada rasa lagi.
tempat terang, 17 Januari 2011